HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DENGAN SELF REGULATION PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KATAPANG KABUPATEN BANDUNG

Nama:Alisha Amelia Dwi Putri
NPM:032014004
Kategori:S1 - Keperawatan
Prodi.:
Lulus:Agustus 2018
Abstrak:

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya prevalensi hipertensi setiap tahunnya dan penderita terbanyak adalah lansia. Penatalaksanaan pada penyakit hipertensi dapat melalui terapi non farmakologis yaitu dengan persepsi penyakit yang benar. Persepsi yang benar akan meningkatkan kualitas kesadaran seseorang dalam berperilaku sehingga persepsi ini sangat penting untuk pengelolaan penyakit yang seseorang derita. Salah satu metode untuk memperbaiki pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi juga adalah pengendalian diri atau self regulation terhadap tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif, metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Responden merupakan lansia penderita hipertensi di Puskesmas Katapang Kabupaten Bandung sebanyak 99 responden dengan menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Brief-Illness Perception Questiommaire (B-IPQ) dan Treatment Self-Regulation Questionnaire (TSRQ). Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian di Puskesmas Katapang Kabupaten Bandung dengan nilai r = -0.025 dan nila p-value = 0.807 hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara persepsi penyakit dengan self regulation pada lansia penderita hipertensi. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti lebih lanjut mengenai persepsi penyakit dan aspek-aspek self regulation pada lansia penderita hipertensi.

Kata kunci: Hipertensi, lansia, persepsi penyakit, self regulation
Diunduh : 39
    



© 2015 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Aisyiyah